|
Written by yhadee
|
|
Wednesday, 06 August 2008 |
|
"Putuskan Segera!!!",, kalimat ini yang belakangan sering mengganggu fikiran saya, antara memutuskan sebuah kebijakan yang harus segera saya ambil mengingat waktu dan usia yang semakin bertambah, menyadari betapa singkat dan fananya hidup didunia yang tidak akan lama saya hidup didalamnya, masalah dan beban hidup adalah sebuah kehendak yang harus saya syukuri dan bukan untuk disesali, mencoba bertahan dalam ujian yang selalu saja membuat iman saya ini melemah, ingkar dan mengeluh dengan alasan yang kadang sering bertentangan, tetap bersyukur memang tidak semudah yang dikatakan, "kenapa Kau beri aku coba'an seberat ini?", kalimat itu yang kadang terucap dari hati ketika hidup sedang dirasa penat, menyalahkan kehendak tuhan seakan mengikis keimanan yang ada dalam hati, otak dan jantung serasa tak seimbang lagi untuk berdetak dan berfikir, kenapa? dan mengapa?.
Ramadhan akan segera datang dan ada beberapa point penting dan berharga yang harus segera saya laksanakan sebelum terlambat dan menyesali semua yang mungkin harus terlewatkan percuma, dengan izin Allah dan dengan niat baik yang sedang saya rencanakan dibulan suci mendatang mudah-mudahan menjadikan pintu awal menuju kehidupan yang lebih bersih, lebih mengarah kepada kecintaan saya akan Allah dan mewujudkan budi bakti untuk ibu dan bapak yang telah membesarkan saya, lima point penting yang ingin segera saya putuskan sesegera mungkin adalah : Kembali menjumpai Baitullah, yang telah saya lupakan, mengakui kesalahan dan kekalahan yang telah saya perbuat, mengingkari janji suci yang dulu pernah saya ikrarkan diatas tanah haram yang mulia, mengotori kembali hati dan jiwa dengan dosa yang Allah benci, hati malu namun saya yakin Dia Maha Pengampun, sudi menerima saya kembali meski saya telah mengingkari janji, memohon ampunan dan bekal keteguhan hati sa'at harus kembali ke negeri saya yang dulu, semoga iman dalam hati tidak mudah goyah dan patah jika dihadapkan pada sebuah ujian dan cobaan berikutnya. Berpamitan ke makam Rosulallah, mungkin untuk terakhir kalinya saya harus datang kesana dan berpamitan ke masjid beliau di Madinah, berziarah dan bershalawat sebagai bukti pengakuan saya akan beliau selaku utusan Allah yang memberi petunjuk kehidupan yang lurus, menjadikan Al-qur'an sebagai falsafah dan panduan hidup seterusnya dan selamanya, jika mungkin ada waktu lebih, saya akan menyempatkan diri mengunjungi makam para sahabat dan syuhada yang ada disana, mudah-mudahan menjadi tauladan bagi saya dari kisah dan perjuangan hidup mereka dalam menegakkan Islam. Mewujudkan bakti untuk kedua orang tua, saya sadar bahwa kebersamaan tidak akan pernah selamanya, entah siapa dulu yang pergi meninggalkan dan entah siapa yang harus lebih dahulu ditinggalkan, selagi usia masih ada dan selagi mereka masih hadir menemani, saya harus segera mewujudkan budi bakti untuk mereka, mungkin hanya sejengkal jari saja bakti yang bisa saya berikan untuk mereka, dibandingkan kasih dan sayang mereka yang telah memberikan kesempurnaan hidup saya dari ujung rambut sampai telapak kaki, hanya do'a dan harapan bahagia bersama mereka sampai sa'atnya harus kembali kehadapan Allah dan bertemu kembali di akhirat kelak. Memilih teman hidup, sudah sa'atnya saya harus memberanikan diri untuk memilih siapa yang akan saya jadikan sebagai teman sekaligus pendamping hidup dalam ikatan sebuah pernikahan, menentukan wanita mana yang cocok dan selaras yang pastinya akan saya jadikan istri, ini adalah keputusan final yang mudah-mudahan menjadi sebuah pilihan terbaik dalam hidup saya, menyadari bahwa manusia adalah makhluk ciptaan tuhan yang jauh dari sempurna, cantik bukan ukuran dan syarat mutlak untuk menentukan pilihan itu, hanya mengharapkan kebaikan dari tipe wanita sholehah yang akan setia menemani saya didunia hingga ke akherat. Merintis bisnis pilihan, untuk yang satu ini, mungkin saya hanya bermodalkan ilmu, materi menjadi peringkat kedua yang menjembatani bisnis yang hendak saya rintis itu, ilmu yang dulu insyaAllah masih bisa saya pergunakan untuk membuka pintu usaha yang mudah-mudahan bisa membawa berkah bagi saya pribadi, keluarga dan anak-anak saya kelak, tidak mengharap segudang keuntungan, namun yang terpenting adalah keikhlasan hati untuk bisa mensyukuri apa yang bisa saya dapat, sedikit akan menjadi kenikmatan bersama harta yang baik dan halal, insyaAlloh saya serahkan semuanya dibawah kehendak Allah. Akhirnya, menjelang bulan ramadhan ini, semua yang telah saya niatkan dan apa yang ingin saya wujudkan akan sepenuhnya saya laksanakan dengan tawakal dan tak lupa diiringi dengan do'a, saya percaya bahwa kebaikan akan membawa kepada keridhoan dan keridhoan Allah adalah permata yang teramat berharga yang tak ada bandingannya dengan apapun juga, InsyaAllah..
|
|
Last Updated ( Wednesday, 06 August 2008 )
|
|
|
Written by yhadee
|
|
Wednesday, 11 June 2008 |
|
Tiada kata seindah do'a, tiada ucapan semerdu irama al-qur'an dan tiada puisi seagung kalimah ilahi.. bertakbirlah, karena tiada sesuatu yang paling besar kecuali Allah, ber-ruku'lah, karena tiada tempat untuk mengadu kecuali hanya kepada Allah dan bersujudlah, karena tiada tuhan yang patut disembah kecuali Allah yang satu, bacalah ayat-ayat-Nya dan bersujudlah selagi kamu masih bisa bersujud...
Tempat Tertinggi (Ar A'raf : 206) Sesungguhnya malaikat-malaikat yang ada di sisi Tuhanmu tidaklah merasa enggan menyembah Allah dan mereka mentasbihkan-Nya dan hanya kepada-Nyalah mereka bersujud. Guruh (Ar Ra'd : 15) Hanya kepada Allah-lah sujud patuh segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan kemauan sendiri ataupun terpaksa dan sujud pula bayang-bayangnya di waktu pagi dan petang hari. Lebah (An- Nahl : 50) Mereka takut kepada Tuhan mereka yang di atas mereka dan melaksanakan apa yang diperintahkan kepada mereka. Memperjalankan Dimalam Hari (Al Isra' : 109) Dan mereka menyungkur atas muka mereka sambil menangis dan mereka bertambah khusyu’. Maryam (Maryam : 58) Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih, apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. Haji (Al Hajj : 18) Apakah kamu tiada mengetahui, bahwa kepada Allah bersujud apa yang ada di langit, di bumi, matahari, bulan, bintang, gunung, pohon-pohonan, binatang-binatang yang melata dan sebagian besar daripada manusia dan banyak di antara manusia yang telah ditetapkan azab atasnya dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya, sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki. Haji (Al Hajj : 77) Hai orang-orang yang beriman, ruku’lah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Tuhanmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan. Pembeda (Al Furqan : 60) Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Sujudlah kamu sekalian kepada Yang Maha Penyayang", mereka menjawab: "Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami bersujud kepada-Nya?", dan perintah sujud itu menambah mereka jauh dari iman. Semut (An Naml : 26) Allah, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai ’Arsy yang besar". Sujud (As Sajdah : 15) Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, adalah orang-orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami, mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhannya, sedang mereka tidak menyombongkan diri.
|
|
Last Updated ( Wednesday, 06 August 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by yhadee
|
|
Wednesday, 07 May 2008 |
|
Setelah dunia ini hancur, apa yang akan tersisa?.. sejarah atau tulang-belulang manusia!, jika sejarah yang akan tersisa, siapa yang akan mendengar tentang semua cerita dunia yang dahulu ada?, jika tulang-belulang manusia, siapa lagi yang akan peduli dengan nama dan jasad indah yang dulu pernah berjaya?. Merenungi dan membayangkan kebesaran cipta'an Allah yang begitu banyaknya, tercipta sepasang sayap bakteri yang tak tersentuh oleh mata membuktikan besarnya kekuasa'an Allah yang tak terhingga, terbentuk gugusan planet tata surya menunjukan kecilnya kekuatan manusia yang tak pantas jika merasa sombong dihadapan sesama, kecil dan besarnya cipta'an adalah simbol kefana'an yang akan musnah ditelan usia, yang kecil akan mudah tercerai jika hanya terinjak saja dan yang besar akan mudah terbentur hancur jika hanya tergeser dan goyah. Pernahkah terfikir oleh kamu, jika sejarah dunia ini telah usai, akan ada lagi sejarah peradaban dunia yang baru, dunia dengan bentuk dan rupa yang baru, dunia dengan cerita dan bahasa yang baru, dunia dengan manusia dan para utusan tuhan yang baru pula?.. mungkinkah semua yang direnungkan itu akan terjadi, akankah semua yang dibayangkan itu bisa menjelma menjadi nyata? kenapa tidak!..
|
|
Last Updated ( Monday, 21 July 2008 )
|
|
Read more...
|
|
|
Written by yhadee
|
|
Friday, 21 March 2008 |
|
Dulu.. waktu SD saya kepengen jadi pelukis karena kebetulan bakat alami yang saya punya, katanya sih tulisan saya bagus, tangan saya kreatif dan bisa bikin gambar yang bagus, he'euh gitu!, mungkin ada benernya juga dan buktinya ada beberapa ibu guru yang jatuh hati dan mengagumi bakat saya itu, huuuhh pede banget!, ngga pa-pa lah pede kan ggak bayar!, bakat yang satu itu masih tetap saya tekuni hingga memasuki masa SMU dan bukan cuma ibu guru aja yang jatuh hati dengan ukiran tangan saya yang indah itu, banyak teman cewe sekelas yang jatuh cinta dan berebut ingin menjalin asmara, hmmm.. pede lagi!, emang bener ko!, buktinya saya bisa dapetin cinta sang primadona kelas yang jadi rebutan.. haha.. sembako kali!.
Anyway!, cerita remaja sudah lama berlalu, hanya pengalaman dan cerita indah yang bisa dikenang, sekarang usia sudah melangkah jauh, tidak lagi asyik buat bermain-main, harus bisa belajar mandiri, tidak mau lagi membebani orang tua, mencari kehidupan yang baik dengan kemampuan yang saya miliki, membangun impian dengan sisa usia yang ada dimasa depan, namun, impian hanyalah sebuah impian, jauh lari dikejar, dekat belum pasti didapat, impian indah tidak semuanya mudah dan harapan bahagia akan jauh meninggalkan usia, semuanya itu mungkin akan saya hadapi manis ataupun harus bercucurkan keringat. Inilah saya, pribadi yang jauh dari sempurna, masih terlalu bodoh jika bermimpi ingin menjadi profesor, juga masih teramat hina jika harus disejajarkan dengan para jutawan yang bergudangkan harta, namun saya masih tetap bersyukur dengan kehidupan yang jalani, karunia iman yang tuhan beri adalah nikmat yang teramat berharga jika harus ditukar dengan istana megah berisikan mercedes mewah, ahhh! bahasanya ko serius gini, padahal tadinya saya mau posting yang ringan-ringan aja, sebenernya kemaren-kemaren saya habis merenung dan berandai-andai nggak karuan, pengen punya ini-lah, kalo saya udah begini nanti kpengen beli itu-lah, pokoknya andai-andai yang nggak jelas juntrungannya.. ngaku perjaka tapi sifat masih kekanak-kanakan dan banyak k'pengenan yang jauh melampaui kemampuan alias tidak tau diri, wadduhh! ko malah ng'jelek-jelekin sendiri.. ya udaah, kita kembali ke pokok bahasan lagi, sebenarnya mimpi dan harapan saya nggak terlalu muluk-muluk, sederhana saja dan kalo selaras dengan takdir insyaAlloh bisa terwujud, berikut ini juntrungannya. *Mapan, untuk sekarang saya masih belum termasuk kedalam kategori mapan!, belum nemuin kerja'an yang cocok dengan hobbi dan skil yang saya punya, pengen'nya sih bisa kerja di microsoft corp. atau jadi staf di antariksa NASA, dapet gaji besar dan bisa beli ini itu, cciehh!.. gayaa nya tinggi banget!, ..nggak pa-pa kan kalo saya punya cita-cita itu. *Punya istri, nggak harus cantik, tapi kalo kebetulan dapet yang cantiknya lebih ya alhamdulillah, cantiknya lebih maksudnya nggak tanggung dan kalo dibandingin dengan yang lain masih tetep cantik istri saya itu, dahh! lagunya.. selain itu dia juga bijak dalam mengurus keluarga, tidak banyak menuntut ini itu dan mau menerima keada'an meski sesulit apapun, bisa jadi tempat curahan hati kalo saya lagi bimbang, bisa jadi penasehat jiwa kalo saya mungkin sedang lupa. *Bikin rumah, nggak usah terlalu mewah dan gede kaya rumahnya thomas djorgi, hhheee.. thomas djorgi rumahnya dimana ya? saya juga belum pernah liat! anyway! untuk urusan rumah pengen yang sederhana saja, biar kecil tapi serba ada, kolam renang ada, garasi ada biarpun mobilnya nanti belakangan, lapang tenis pribadi juga ada dan apalagi ya yang mesti diada'in?. *Tiga anak cukup, tapi kalo masih kuat, lima juga ndak apa-apa, maksudnya kuat buat ngasih makan anak-anak, nyekolahin dan kebutuhan pokok lainnya, anak laki atau perempuan nggak jadi masalah, yang penting sholeh/sholehah, bisa jadi penerus keluarga yang baik, tapi kalo bisa milih sih, untuk anak sulung saya kepengan anak laki, coz bisa jadi pemimpin pengganti keluarga dan bisa juga jadi wali kalo saya lagi nggak ada atau saya sudah tidak ada. *Bekal hari tua, bukan harta yang berlimpah, juga bukan tunjangan pangkat yang menumpuk dibank, bekal yang penting itu punya anak cucu yang sholeh/sholehah, bisa berbakti sa'at saya sudah tidak bisa lagi berjalan tegak, bisa mendo'akan kalo saya sudah tidak ada lagi didunia dan bisa berkumpul kembali disurga tanpa satupun yang terpisah. Udah! cuman segitu doang harepannya, kalo tidak semuanya tercapai, mudah-mudahan satu diantara point penting diatas bisa saya wujudkan, amiiin...
|
|
Last Updated ( Monday, 21 July 2008 )
|
|
|
Written by yhadee
|
|
Thursday, 21 February 2008 |
|
Aku bukan rocker, telingaku akan sakit jika kamu berkata keras, aku juga bukan tentara, sehari saja tidak tidur aku akan kelelahan, please.. jangan buat kegaduhan didepan kamarku, karena aku hanya ingin beristirahat sejenak, please.. mengertilah kalau sa'at ini aku sedang kelelahan.. kecilkan suara musikmu, beri aku kesempatan untuk memejamkan mata malam ini.
Besok, tugasku masih panjang, beban otakku masih banyak, aku tidak akan mampu menyelesaikannya jika sa'at ini waktu tidurku terganggu, pergilah kemanapun kau suka, karena aku hanya ingin sendiri, menjauhlah dari depan pintu kamarku, karena aku benci dengan suara gaduhmu. Aku tau, kalau malam ini kamu masih ingin bersenang-senang, aku juga tau kalau kemarin semua tugas-tugasmu sudah terselesaikan, tapi bisakah kau tunda sejenak pestamu itu, biarkan aku tidur nyenyak, biarkan aku meneruskan kembali mimpi indah yang kemarin tertunda. Lihat mataku, pahami aku meski aku tidak berucap sesuatu, aku tidak mau menghujam emosi karena itu kurang pantas didengar nanti, pergilah!, menjauhlah! dan biarkan aku sendiri..
|
|
Last Updated ( Monday, 21 July 2008 )
|
|
|