dee home project

Q.S. Ibrahim (2-3)
Allah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi, dan celakalah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih (2) yaitu orang-orang yang lebih menyukai kehidupan dunia daripada kehidupan akhirat dan menghalang-halangi manusia dari jalan Allah dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok, mereka itu berada dalam kesesatan yang jauh (3)
Home arrow Words
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
  • default color
  • green color
  • blue color
Words


Aku Takut Hidup PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Words
Written by yhadee   
Sunday, 17 February 2008

 Hidup ternyata lebih menakutkan ketimbang yang namanya mati, banyak yang mengatakan "hidup itu indah!, nikmati hidup sebelum mati..", indah bagi mereka yang bisa memahami dan mensyukuri akan nikmatnya hidup, sebaliknya menakutkan bagi mereka yang buta akan makna hidup sebenarnya.

Menikmati bukan berarti mensyukuri akan nikmat yang tuhan beri, ada lagi yang bilang "muda hura-hura, tua banyak harta, mati masuk surga", begitu enaknya mereka bilang seperti itu, surga bukan milik bapak kamu, juga bukan barang komersial yang bisa dibayar dengan dollar.

Kalau ada yang bertanya tentang mati, pasti kebanyakan menjawab dengan kata "takut", apabila ada kematian, pasti juga lebih banyak menjawab dengan kata yang sama, tapi kenapa kita jarang mendengar pertanya'an "takutkah kamu akan hidup?" dan jawabanya.

Presiden takut kehilangan tahtanya, karena itu dia menghalalkan kekuatan bathil untuk mempertahankan kekuasa'annya, membantai nyawa manusia yang menentang kehendaknya, memakan dan menyimpan harta curian yang bukan haknya dan memaksakan kehendak tanpa kebijakan baik buruknya, kenapa?.. karena dia takut hidup.

Pengusaha takut kehilangan sahamnya, karena itu dia menggandakan uang, mengurangi timbangan, menipu dengan cara halus dan professional, banyak yang dirugikan sedang ia tertawa riang, kenapa? karena dia takut hidup.

Artis takut kehilangan popularitasnya, karena itu dia bersedia menjual kesucian diri hanya untuk mendatangkan uang dari kontrak barunya, membuka aurat, menari dengan goyangan sahwat, memperindah diri dengan sihir dan memuja syetan yang membantunya mendatangkan uang, kenapa?.. karena dia takut hidup.

Kita juga kadang sering takut dengan masa depan yang belum jelas nyatanya, pusing dengan satu masalah yang membebani hidup, takut kalah dalam pertandingan, takut tidak mendapatkan nilai dalam ujian, takut kehilangan pekerja'an, takut kekurangan harta dan banyak ketakutan lain yang menghantui pikiran.

Semua orang merasa takut dengan kehidupannya dan sadar ataupan tidak sadar, kita juga telah mengingkari kenyata'an bahwa kita sebenarnya lebih takut akan hidup ketimbang mati yang hanya sekali, jika kita memang lebih takut akan kematian, maka hendaklah kita memutar balik arah ketakutan akan kematian yang sebenarnya, jangan bantai nyawa manusia karena itu adalah dosa, jangan kurangi timbangan karena itu adalah larangan tuhan, jangan pertontonkan aurat karena itu akan tuhan laknat dan jangan takut akan masa depan karena takdir manusia telah jelas tuhan tuliskan.

Lalu.. bagaimana dengan kamu?..

 
Delicious
Furl it!
Spurl
NewsVine
Reddit
YahooMyWeb
Technorati
Go My Son! I Bless You PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Words
Written by yhadee   
Sunday, 14 October 2007

 Kalimat itu begitu mendalam..
Terdengar dari suara ibu yang bijak dan penuh kasih
Satu restu untuk anaknya yang hendak pergi berjihad
Mencari surga tuhan yang jauh diseberang dunia

Dia tidak membekalkan harta
Hanya kata mulia dan belaian penyejuk jiwa
Dia juga tidak memaksakan asa
Hanya keikhlasan demi ridho tuhan semata

Udara dingin tidak membuat hati beku
Nafas lara juga tidak membuat langkah terhenti
Niat dan tekad satu tetap sama tanpa terkurang
Sampai akhir nafas terputus dan pergi menghilang

Haji'ku untuk mati'ku..
Bukan untuk duniaku, bukan pula untuk tahtaku
Bukan penebar isyu, bukan pula sekedar melempar batu
Hanya niat satu untuk ridho tuhan yang satu

Pergilah anak'ku! ridho'ku menyertaimu..
Ibu hanya bisa berdo'a dan memberi restu
Kuatkan hati dan lindungi diri dari nafsu
Percayalah! janji tuhan tiada pernah palsu

Pergilah anak'ku! keberkahan ada bersamamu
Jangan bersedih dan jangan meragu
Berbahagialah! karena tuhan memanggilmu
Temukan surga tuhan itu dan kembali pulang ke negerimu..

 
Delicious
Furl it!
Spurl
NewsVine
Reddit
YahooMyWeb
Technorati
Cantik itu Berkerudung PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Words
Written by yhadee   
Saturday, 13 October 2007

 Cantik itu, satu kata yang keluar dari hati, satu pujian tanpa paksaan dari satu pribadi, cantik lahir dari dalam hati tanpa rekayasa dan polesan diri, ko! postingan yang ini versinya gini ya!, "so manis banget!", "ga tau nih otak saya lagi kena demam lebah madu kali", kita lanjutin bahasannya.

Jujur aja, saya itu paling mengagumi wanita yang berkerudung, "bukan so munafik, tapi emang iya!", dari kecil saya ngerasa damai dan tenteram kalo ngeliat wanita yang make kerudung, entah siapa aja dia, entah berapa usia dia dan entah dari bangsa mana dia.

Flashback ke masa dulu, saya mulai menyukai wanita saat usia SMP dan hampir semua yang saya sukai itu berkerudung, dari yang bernama Ana, Ine, Ani, Ina tapi gak ada yang namanya Oni.

Cantik itu nggak tentu nilainya dan setiap orang punya kebijakan tersendiri dalam menentukan nilai yang cocok untuk seseorang yang dia anggap cantik, yang satu bilang 8 koma dan yang lain mungkin hanya memberi nilai 8 pas "tanpa kembalian".

Satu ketika, saya jalan di suatu tempat dan bertemu dengan satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, suami, istri dan anak perempuan kecil yang mungkin masih berusia lima tahun dan anehnya saya nggak mau beranjak dari tempat itu, saya pandangin terus tu anak kecil dan dia juga kelihatan malu-malu saya liatin, "kenapa? lo mau nyulik tu anak? ya nggak lah!", dalam hati saya memuji tu anak kecil "iih!.. ni anak cakep banget!", kenapa saya memuji dia, karena anak kecil itu memakai kerudung yang meski kerudungnya itu agak mencong sebelah, tapi itu tidak mengurangi rasa suka dan kagumku pada tu si anak kecil.

Kisah yang lain yang mungkin bisa digolongkan kedalam tingkat kekejaman kaum lelaki, dulu saya pernah mutusin hubungan "><" hanya gara-gara dia "cw" tidak mau make kerudung!, "kejam nggak yach?", ya mau gimana lagi!, wajar khan sebagai seorang pacar "ha.." meminta sesuatu dari pasangannya dan perminta'an saya pun dalam hal positif ko!, saya meminta dia' tuk memakai kerudung tapi dia keberatan atas perminta'an saya itu, saya ggak maksa dia buat merubah total penampilan sekaligus tapi setidaknya dia ngerti apa yang saya pengenin meskipun dia merubahnya sedikit demi sedikit, and story is over!..

Mungkin cerita diatas kedengerannya sedikit "norak" n "nggak gaul banget sih!", tapi emang begitulah ceritanya, ribet, banyak aturan and mungkin kelihatan egois and mentingin diri sendiri, terserah orang mau ngomong apa and yang penting buat saya "wanita adalah sebuah hiasan yang harus dijaga dan dilindungi keindahannya".

Alkisah menceritakan bahwa suatu hari abdullah bin umar r.a memandang ke ka’bah, ia berkata :
“Alangkah agungnya engkau dan besarnya kehormatanmu, namun seorang mukmin lebih besar lagi kehormatannya di sisi Alloh darimu, karena itu saudariku, tutuplah cela yang ada pada dirimu dengan menutup cela yang ada pada saudaramu yang memang pantas ditutup, dengan engkau menutup cela saudaramu, Alloh akan menutup celamu di dunia dan kelak di akhirat, siapa yang Alloh tutup celanya di dunianya, di hari akhir nanti Alloh pun akan menutup celanya."

Sebagaimana nabi Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda : “tidaklah Alloh menutup aib seorang hamba di dunia melainkan nanti di hari kiamat Alloh juga akan menutup aibnya" (H.R. Muslim).

Kerudung adalah tabir pemisah antara kebaikan dan dosa, menjaga hati dan kewibawaan diri, bersyukurlah kamu yang telah dikarunia kecantikan dan kesucian hati.

 
Delicious
Furl it!
Spurl
NewsVine
Reddit
YahooMyWeb
Technorati
Beri Aku Kesejukan PDF Print E-mail
User Rating: / 0
Words
Written by yhadee   
Friday, 12 October 2007

 Kebekuanku sa'at musim dingin datang
Cucuran keringatku sa'at musim panas menyengat

Pagi itu,
Tak ada suara takbir yang dulu selalu kudengar
hHnya obrolan kecil dalam bahasa yang tidak kukenal

Pagi itu,
Mentari datang bertabirkan kabut dingin
Berdiri, bertanya adakah tumpangan yang bisa kudapat

Pagi itu,
Wajahku tersapu angin dari celah jendela
Meminta sesuatu "bisakah kau tutup jendela itu!"

Pagi itu,
Kuhamparkan sajadah diatas pasir berselimutkan embun
Kudengar seruan kata untuk tebarkan kebaikan

Pagi itu,
Kulihat dua insan saling berpelukan
Beradu senyum saling mema'afkan

Pagi itu,
Kuhanya terenung dalam kerinduan.

 
Delicious
Furl it!
Spurl
NewsVine
Reddit
YahooMyWeb
Technorati
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Results 5 - 8 of 9

Latest Comments

Dee Home Reader

Tags Content

alhamdulillah   arafah   bahasa   blogger   database   ibadah   jama39ah   jamarat   kesehatan   manusia   masjid   masjidil   program   server   shalat   tersebut   webmail   website  

Site Advertises


KapanLagi.com Trailer


Shoutbox