<?xml version="1.0" encoding="iso-8859-1"?>
<!-- generator="FeedCreator 1.7.2" -->
<rss version="2.0">
	<channel>
		<title>Joomla! powered Site</title>
		<description>Joomla! site syndication</description>
		<link>http://www.yhadee.net</link>
		<lastBuildDate>Thu, 08 Jan 2009 02:02:03 +0100</lastBuildDate>
		<generator>FeedCreator 1.7.2</generator>
		<image>
			<url>http://www.yhadee.net/images/M_images/joomla_rss.png</url>
			<title>Powered by Joomla!</title>
			<link>http://www.yhadee.net</link>
			<description>Joomla! site syndication</description>
		</image>
		<item>
			<title>Membangun Sebuah Komunitas</title>
			<link>http://www.yhadee.net/content/view/65/27/</link>
			<description>Komunitas Blogger Subang (http://www.bloggersubang.org/) yang saya rancang telah meluncur (launcing) dengan selamat tanpa kurang suatu apapun.Seneng juga rasanya bisa menciptakan suatu media yang bisa dimanfaatkan untuk orang banyak khususnya para blogger diwilayah pribumi sendiri, Kota Subang namanya, sebuah kota kecil dimana tempat saya diahirkan, sebuah wilayah agraris yang menjadi lalu lintas bermain sehari-hari saya, sebuah kabupaten yang mungkin bisa saya bangun dengan perantara Komunitas Blogger-nya, semuanya itu yang menjadikan saya pribadi, ingin memberikan sesuatu untuk kemajuan dimana bumi nenek moyang saya dilahirkan.Situs Komunitas Blogger Subang saya buat dengan beberapa mekanisme yang saling berkaitan satu sama lainnya, penerapan sistem registrasi untuk para anggota, manajemen database user yang tersusun berdasarkan tabel data anggota dan forum diskusi yang mengijinkan user/anggota untuk bisa ikut serta dalam forum Komunitas Blogger Subang.Ditengah-tengah perumusan situs ini, saya sendiri sempat mengalami kebingungan dan tidak tau harus mengarah kemana, mekanisme kerjanya seperti apa dan bagaimana harus memanajemen database user/anggota yang ikut serta dalam Komunitas ini, dengan beberapa pertimbangan sederhana dan pendinginan otak yang sempat mengalami kebuntuan, Alhamdulillah saya menemukan sebuah inspirasi yang bener-bener baru dalam kamus perbendaharaan isi otak saya, dengan bantuan biangnya mesin pencari (google), akhirnya kebuntuan isi otak saya bisa kembali dipecahkan dan terwujudlah Komunitas Blogger Subang yang saya cita-citakan.Mau lihat, situs Komunitas Blogger Subang (http://www.bloggersubang.org/) kaya gimana? Silahkan saja ubak-ubek isinya dan kalo ada yang kurang, mau nambahin juga nda apa-apa, Hatur nuhun.</description>
			<category>Project - Internet</category>
			<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 00:00:00 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Wanita-Wanita Laknat</title>
			<link>http://www.yhadee.net/content/view/63/34/</link>
			<description>Dikisahkan disebuah zaman entah-berantah, ada seorang perempuan yang bosan dengan penampilannya, menginginkan dirinya terlihat lebih cantik dan membuat laki-laki terkagum padanya, merasa ada sesuatu yang kurang menarik dari wajahnya dan suatu ketika dia bertanya kepada ibunya  Ibu, bolehkan saya mencukur alis dan menggantinya? , ibu menjawab  Jangan nak!, karena itu dilarang tuhan.. , dia tetap membantah dan berkata  Kenapa ibu? kan biar terlihat lebih cantik!!  kemudian ibu menjawab  Tidak boleh nak!, itu dilaknat!! , namun si perempuan itu tetap memaksa dan tidak menuruti apa yang dipesankan ibunya kemudian mencukurnya dan menggantinya dengan alis buatan.Perkata&amp;#39;an sang ibu menjadi sebuah kenyata&amp;#39;an dan menjadi mimpi buruk bagi anak perempuannya itu, suatu ketika dia menghadapkan wajahnya pada sebuah cermin dan tiba-tiba saja dia merasa ketakutan karena sa&amp;#39;at melihat alisnya tampak kerumunan ulat yang menyerupai belatung bergeliat, namun sa&amp;#39;at dia mencoba menyentuh alisnya, hanya terasa sebuah ukiran tinta saja yang dia buat sendiri, begitupun seterusnya, setiap kali dia bercermin, ulat dan belatung itu selalu tampak dan semakin membuatnya ketakutan, mendatangkan mimpi buruk sa&amp;#39;at tidur, badan menjadi kurus karena selalu dihantui perasa&amp;#39;an takut melihat dirinya sendiri, hingga akhirnya si perempuan itu meninggal dalam keada&amp;#39;an takut dan diselimuti keburukan. Allah melaknat wanita yang membuat tato, wanita yang minta dibuatkan tato, wanita yang mencabut alisnya, wanita yang minta dicabutkan alisnya, dan melaknat wanita yang mengikir giginya untuk tujuan memperindahnya, wanita yang merubah ciptaan Allah Azza wa Jalla  (HR. Bukhari dan Muslim dari shahabat Ibnu Mas&amp;rsquo;ud radhiallahu &amp;#39;anhu)Hanya sebuah kisah singkat yang bisa diambil pelajaran khususnya bagi anda kaum perempuan, bahwasanya kecantikan adalah anugerah Allah yang patut disyukuri dan kekurangan juga adalah kodrat manusia sebagai makhluk Allah yang jauh dari kesempurna&amp;#39;an.</description>
			<category>Blog - Story</category>
			<pubDate>Sun, 05 Oct 2008 00:00:00 +0100</pubDate>
		</item>
		<item>
			<title>Peristiwa di Akhir Jum'ah</title>
			<link>http://www.yhadee.net/content/view/54/33/</link>
			<description>Kamis, 25 September 2008 sebagai minggu terakhir bulan suci ramadhan yang untuk saya pribadi adalah kesempatan terakhir untuk bisa menebus kesalahan dan sekaligus memenuhi janji saya untuk kembali mengunjungi Baitullah-Haram di kota Mekkah, berangkat dari jazirah kota Madinah selepas shalat dzuhur beserta rombongan, 70 orang kurang lebih berkendara dalam sebuah bus besar berlabelkan  Al-Firas , alhamdulillah perjalanan berlangsung lancar dan tidak ada masalah, hanya berselang lima jam kami telah sampai disana selepas shalat maghrib,  SubhanAllah  masjidil haram sudah cukup padat dan jama&amp;#39;ah terus menerus berdatangan dari sana sini, saya hanya menjadi 0,00000 persen saja dari banyaknya jumlah jama&amp;#39;ah yang ada, tapi  Alhamdulillah  dari sekian banyaknya manusia yang hadir, saya menjadi bagian dari mereka dan termasuk dari tamu undangan Baitullah yang bisa hadir.NO PLACE EMPTY,  Harrik ya Hajj , begitulah teriakan para sekuriti masjid kepada jama&amp;#39;ah yang menghalangi jalur lalu lintas para jama&amp;#39;ah diarea masjidil haram, yang artinya kurang lebih  Minggir ya Akang  kalau arti dalam bahasa sunda-nya, karena begitu banyaknya manusia yang datang, saya sendiri hampir tidak kebagian tempat duduk alias barisan shalat meskipun diluar halaman masjid,  diusir lagi-diusir lagi , karena tidak boleh duduk dijalur lalu lintas para jama&amp;#39;ah, terlihat juga beberapa para jama&amp;#39;ah saling beradu emosi dengan para sekuriti, saling memaksa keinginan masing-masing, jama&amp;#39;ah menginginkan untuk menempati barisan namun para sekuriti juga memaksa para jama&amp;#39;ah untuk tidak menghalangi jalannya para jama&amp;#39;ah yang lain, lalu  siapa yang salah? .BEREBUT AIR ZAM-ZAM, sebelum adzan shalat isya berkumandang, saya bergegas mencari tanki air zam-zam yang saya fikir bisa saya dapat dengan mudah, tapi ternyata bernasib sama seperti halnya susahnya mendapat tempat duduk, berdesak-desakan seperti sedang berebut sembako, ada juga yang bertengkar karena kelama&amp;#39;an dan terlalu banyak menciduk air dalam jirigen besar berkapasitas 5 liter-an, saya hanya bisa mengelus dada dan berucap  La hawla walaquwata illa billah .TARAWIH BERSAMA KA&amp;#39;BAH, inilah pertama kalinya saya bisa melaksanakan shalat tarawih berjama&amp;#39;ah di masjidil haram, sebuah harapan yang telah lama saya inginkan untuk bisa merasakan shalat berjama&amp;#39;ah tarawih disana, meskipun haus belum mendapatkan air zam-zam yang tadi sempat ngantri, namun tidak menghalangi niat saya untuk tetap mrengikuti shalat tarawih berjama&amp;#39;ah, selepas shalat tarawih, saya kembali bergegas menuju tanki air zam-zam yang tadi dipadati jama&amp;#39;ah dan alhamdulillah sa&amp;#39;at itu suasana tanki air zam-zam lebih lengang dan saya bisa mendapatkan sebotol air zam-zam.</description>
			<category>Blog - Experience</category>
			<pubDate>Mon, 29 Sep 2008 00:00:00 +0100</pubDate>
		</item>
	</channel>
</rss>
